Aksi Kemanusiaan Laznas BSM Umat Pasca Gempa di Pidie Jaya

Laznas BSM Umat - Bencana gempa bumi yang sempat meluluhlantakan daerah Pidie Jaya, Provinsi Aceh beberapa waktu lalu, masih membekas di benak warga Pidie Jaya. Gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) yang terjadi pada Rabu 7 Desember 2016 itu, meruntuhkan sejumlah bangunan.

Sebanyak 105 unit ruko roboh, 348 rumah rusak berat, 14 masjid rusak berat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya rusak berat, dan satu unit sekolah roboh. Setelah terjadi gempa, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 45.329 orang mengungsi yaitu 43.613 orang di Pidie Jaya dan 1.716 orang di Bireuen.

Sedangkan jumlah korban yang tewas mencapai 101 jiwa. Korban meninggal terbanyak berasal dari Kabupaten Pidie Jaya 96 orang, Bireuen dua orang, dan Pidie tiga orang. Sekira 857 orang luka-luka, yaitu 139 orang luka berat dan 718 orang luka ringan. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Merespons bencana ini, Laznas BSM Umat terpanggil untuk kembali memulihkan rasa dan senyum para anak-anak korban gempa tersebut. Untuk itu, pada 27-28 Januari 2017, Laznas BSM Umat menggelar aksi kemanusiaan pasca bencana gempa di Pidie Jaya, Aceh.

Kegiatan bertajuk Laznas BSM Umat Peduli, Bantuan Recovery Pasca Bencana ini dengan sasaran yang dituju yakni mengatasi trauma psikologis. Dalam memulihkan kondisi tersebut, Laznas BSM Umat bersama dengan IRC dan para relawan aktivis kemanusiaan.

Direktur Laznas BSM Umat Rudi Irawan mengatakan, target aksi kali ini umumnya diprioritaskan kepada anak-anak. Menurutnya, yang paling merasakan dampak bencana adalah anak-anak. "Penerima manfaat adalah anak-anak sekolah sebanyak 200 anak dengan dibagikan paket perlengkapan sekolah," kata Rudi Irawan, Selasa (31/1/2017).

Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan yaitu bersih-bersih mushola di daerah Cot Tampui, Pidie Jaya, trauma healing untuk 200 anak di desa Cot Tampui. "Pembagian bingkisan makanan dan minuman sehat untuk 200 anak. Serta layanan kesehatan seperti cek gula darah, cek kolesterol, dan cek tensi darah serta asam urat," ucap Rudi Irawan.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan dan memberikan senyuman kembali kepada mereka. Terima kasih juga kepada semua donatur yang telah memberi bantuannya, semoga hal ini memberi keberkahan bagi semua," tandasnya.