BSM Umat Berpartisipasi dalam Kajian Islamadina

BSM Umat - Kamarin ahad (10/3) BSM Umat hadir dalam Kajian Islamadina yang diisi oleh Ust. Oemar Mita, berlokasi di Jl. Sasak 3 No.15 A, Kelapa Dua - Kebon Jeruk, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh 300 peserta. 

Pada acara tersebut, BSM Umat turut berpartisipasi dengan membuka stand pelayanan dan melayani 150 orang dalam pemeriksaan kesehatan gratis untuk cek gula darah, kolesterol dan asam urat.

Kajian Islamadina kali ini bertema "Bekal Menghadapi Kehidupan Abadi" (Kajian Kitab AtTadzkirah - Lanjutan) yang membahas mengenai cara kematian setiap orang yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa intisari dari kajian tersebut yang dapat diambil sebagai pelajaran.

Kematian sesorang  terbagi menjadi dua  yaitu Mati dalam keadaan buruk (Su'ul Khotimah) dan Mati dalam keadaan baik (Husnul Khotimah). Hal ini sejalan dengan dalil  QS 8: 50 :  “Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” 

Dalil tentang kematian Husnul Khotimah dapat dilihat di  QS 16: 32 : (yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), "Salamun'alaikum, masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan" (QS 16: 32).

Contoh amalan-amalan seseorang yang  mati dalam keadaan Su'ul Khotimah misalnya, Orang kafir yang memerangi Islam, orang musyrik, orang munafik dan orang yang ujub pada diri sendiri. 

Adapun contoh amalan-amalan seseorang yang mati dalam keadaan Husnul Khotimah adalah kebalikan dari amalan-amalan yang sudah disebutkan tadi seperti amalan-amalan seorang muslim yang ibadahnya benar dan tidak ikut-ikutan perilaku orang-orang kafir, ikhlas dan rendah hati dalam beribadah dan beramal, dan selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan kebajikan.

Terkadang seorang muslim yang terlihat hidupnya disepelekan orang lain karena kondisi kehidupannya dapat dibilang sangat sederhana namun rajin sedekah dan tidak pamer atas sedekahnya, maka Allah  wafatkan ia dalam keadaan husnul khotimah namun sebaliknya ada orang yang terlihat terpandang dan kaya raya namun jika bersedekah selalu ingin dilihat orang lain, maka Allah wafatkan ia dalam keadaan Su'ul Khotimah.

Seorang Muslim harus memiliki akidah yang baik seperti keyakinannya kepada  Allah yang memiliki 100 rahmat. Satu diberikan di dunia. Untuk segala kebaikan sejak jaman Nabi Adam sampai manusia terakhir melihat kiamat dan 99 rahmat diberikan di surga. Cinta di surga 99 kali jauh lebih dahsyat dan indahnya dibanding di dunia. 

Semoga bermanfaat. Barakallah fiikum.