Diskusi Publik Gerakan Zakat, Ekonomi Islam, & Strategi Pengentasan Stunting

HADIRILAH DISKUSI PUBLIK !

Hari/tanggal : Jumat, 8 Maret 2019
Pukul : 13.30 – 17.00 WIB
Tempat : Surabi Bandung Enhaii, Cempaka Putih Jakarta Pusat

“Tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, peribahasa yang menggambarkan bumi Nusantara ini tidak mampu menjadi bahan bakar dalam mencegah terjadinya stunting. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa 3 dari 10 anak Indonesia mengalami stunting (29,6%, berdasarkan PSG 2017). 

Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis bisa mengakibatkan bonus demografi yang terjadi di Indonesia sia-sia. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan hal ini sembari menegaskan bahwa selama ini stunting tidak disadari sebagai masalah serius.

Stunting terjadi karena kurangnya asupan makanan yang bergizi dalam jangka waktu lama, hal ini lebih banyak disebabkan karena kurangnya supply makanan, pola asuh yang tidak tepat, kemiskinan, dan variasi makanan yang kurang termanfaatkan dibalik beraneka ragamnya kekayaan alam Indonesia. Disisi lain, geliat gerakan Zakat, Infak dan Sedekah semakin meluas dan berkembang lebih dalam. Bagaimana baiknya strategi mobilisasi ZIS dan konstribusi sosial perusahaan dalam penanggulangan stunting? Ikuti diskusi public dengan tema : “Gerakan Zakat, Ekonomi Islam dan Strategi Pengentasan Stunting. Catatan Pembelajaran Respon Bencana Lombok dan Sulawesi Tengah”.

Undangan untuk pegiat zakat, relawan sosial, lembaga sosial dan pemangku kepentingan dalam pengentasan stunting.

Pendaftaran : 
Dedi : 0811313450
Anis : 0895605167280